1. Tinggi Badan kurang
Salah satu dampak kurang tidur bagi anak adalah gangguan pertumbuhan badan karena pengeluaran hormon selama tidur menjadi “kacau”, kekurang tidur pada anak akan menggangu sekresi hormon, salah satu hormon pertumbuhan, pasalnya kadar tertinggi dalam hormon pertumbuhan terlepaskan dalam peredaran darah tatkala anak tidur lantaran itu kekurangan tidur menyebabkan pelepasan hormon pertumbuhan terganggu, sehingga di kawatirkan mempengaruhi pertumbuhan tinggi badan anak.
2. Daya tahan tubuh menurun
Kekeuarangn tidur mnyebabkan otak tidak memiliki waktu cukup untuk memperbaiki sel-sel yang rusak, ini berarti mengganggu regenerasi sel-sel tbuh, tubuh tentu terganggu keseimbangannya termasuk fungsi metabolisme di dalam tubuh, kurang tidur pada anak menyebabkan kerentanan fungsi imun atau menurunkan daya tahan tubuh , kaibatnya mudah sakit, daya than tubuh hanya bekerja optimal pada saat tidur, memperhatikan daya tahan tubuh anak bukan hanya cukup makanan dan Vitamin saja tetapi juga cukup tidur.
3. Kemampuan motorik kurang
Apa bila anak kurang tidur maka anak akan merasa lesu terutama kurang energi dan kurang bersemangat , karena kurang tidur menyebabkan otak kurang istirahat dan tidak cukup memulihkan kelelahan otak, menurut Dr Carl Hunt MD mengatakan kurang tidur menyebabkan terganggunya kemampuan motorik karena anak dalam keadaan lelah, motorik kasarnya menjadi lambat atau justru berlebihan , sedang gerak halusnya kurang cermat dan akhirnya anak kurang cermat dan ceroboh.
4. Sulit berkonsentrasi
Lantaran anak kurang tidur pada waktu malam atau siang anak tidak mampu menahan kantuknya makanya anak akan mengalami kekurang konsentrasi , anak kurang bias melakuakn aktivitasnya dengan benar dan jika anak sekolah maka kurang konsentrasi pada pelajaran dan bias menurunkan prestasi.
5. Muncul gangguan emosi
Kalau kurang tidur anak dapat menglami gangguan emosi, ia cepat tersinggung dan emosi, agresef dan bahkan stress. Intinya anak kurang perhatian dan lamban, sensitive, dan cengeng dan pengendalian diri kurang baik.
6. Kegemukan atau Diabetes akan meningkat obesitas
Berdasarkan penelitian pakar anak niv Otago,Dunedin,selandia baru, anak yang kurang tidur akan mengalami obesitas
7. Menurut laporan dan riset dari jepang anak yang mengalami kurang tidur juga resiko meningkatkan naiknya gula darah sehingga berpotensi mengalami Diabetes.
Sumber: dr. Andreas Prasajda, RPSGT dari sleep Disoreder Clinic
Salam Hangat dari Yoye brother
"T4n4mkanlah k4ta-kat4 yang penuh kasih dalam kehidupan seseorang. Peliharalah dengan senyum4n dan doa, lalu lihatlah 4pa yang terj4di"
Jumat, 14 Agustus 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar